Jejalan Mudik 2017 (2)

Masih lanjutan soal mudik. Tiba di Bandara Internasional Sukarno-Hatta hampir jam 20, meeting point selanjutnya untuk perjalanan lanjut ke bandung adalah di halte UNJ. Lalu lintas di kota masih cenderung lancar, namun terlihat di aplikasi peta dijital ruas jakan tol cikampek sebagian sudah merah.

Ternyata betul, dari masuk kilometer 1 hingga rest area km.57 membutuhkan waktu lebih kurang 4 jam. Terpaksa kami sahur lebih awal di rest area km.57 tersebut, dengan pertimbangan kalaupun nanti makin macet kami sudah aman tidak perlu cari tempat berhenti makan lagi. Sayang sekali tidak ada dokumentasi foto saat macet itu. Alhasil kami tiba di bandung jam 5.

Perjuangan menempuh arus mudik capenya terbayar ketika tiba dan bertemu keluarga. Juga terbayar ketika habis subuh tidur hingga waktu zuhur.

Read More

Sunday Afternoon at Coffee Galang Daya

Ayo jajan lagi, kali ini nongkrong sore di Coffee Galang. Kalau melihat kepala surat di kertas kuisioner untuk pengunjung, kafe ini masih sodaraan dengan Mie Titi, dan Mie Galang. Saya dan Riko menuju ke sini tanpa direncanakan, hanya karena mau berenang tapi kolamnya penuh, bosah-bocah dan bapak ibunya, tidak ada lagi meja kosong untuk menyimpan tas, tanpa berpikir panjang kami balik kanan. Karena hari masih cerah dan arah pulang menuju belanda (belakang-daya) kami melewati Jalan Perintis Kemerdekaan, maka ketika lewat kafe ini kami putuskan masuk parkirannya.

Read More

Nongkrong Sore di D’juries Coffee Shop

Berawal dari cerita teman yang baru saja masuk kuliah melanjutkan studinya di S2 Magister Akuntansi di Unhas Makassar, bahwa ada teman sekelasnya yang punya kafe dan kafe itu jadi lokasiĀ shooting film yang sedang hype di Makassar yaitu Uang Panai. Nama kafenya adalah D’juries Coffee Shop, lokasinya ga jauh dari Unifa Makassar.

Read More