Sunday Afternoon at Coffee Galang Daya

Ayo jajan lagi, kali ini nongkrong sore di Coffee Galang. Kalau melihat kepala surat di kertas kuisioner untuk pengunjung, kafe ini masih sodaraan dengan Mie Titi, dan Mie Galang. Saya dan Riko menuju ke sini tanpa direncanakan, hanya karena mau berenang tapi kolamnya penuh, bosah-bocah dan bapak ibunya, tidak ada lagi meja kosong untuk menyimpan tas, tanpa berpikir panjang kami balik kanan. Karena hari masih cerah dan arah pulang menuju belanda (belakang-daya) kami melewati Jalan Perintis Kemerdekaan, maka ketika lewat kafe ini kami putuskan masuk parkirannya.

Parkirannya luas, dan parkir kendaraan roda dua lebih masuk ke bagian belakang, tepat di bawah gedungnya, jadi terlindung bangunan di atasnya, tampak seperti basement. Sedangkan parkiran mobil di halaman depan dari kafe ini. Coffee Galang ini terdiri dari dua tingkat, atau tiga lantai jika dihitung dari lantai sejajar jalan raya, yang digunakan untuk parkiran, toilet, dan mushola.

Sebuah kafe yang cukup bernuansa “hingar bingar” ini terletak di seberangnya Kompleks Auri Daya. Lebih tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan kilometer 15 Daya Kota Makassar. Kenapa saya bilang “hingar bingar”, kalau sudah langit gelap lampu kedap-kedip akan mulai menari nari berlarian di ceiling, dinding dan sekitar kita, selain itu musik yang di putar hampir selalu dengan volume tinggi. Sempat saya tuliskan di lembaran kuisioner kepuasan pelanggan, bahwa suara musik yang terlalu keras menyulitkan kami yang akan mengobrol. Bahkan kata pelayannya, kalau malam sesekali orang ada yang karaoke di mini stage dengan layar besar yang disorot proyektor untuk penampil video klip dan liriknya.

Untuk memasuki ruangan kafe ini pengunjung harus naik tangga lagi ke tingkat pertamanya (lantai 2), begitu memasuki ruangan kafe, berderet  kursi dan meja dengan model tinggi. Kasir di sebelah kanan dari tangga masuk, dan sebuah bar memanjang di sisi kanan. lanjut terus ke bagian depan dari ruangan menuju ke bagian outdoor, dengan sebuah tangga pendek sebagai penghubung, dan mini stage di sebelah kiri. Pelayan dengan ramah mendampingi kami menunjukkan meja yang bisa kami pilih.

Kami lebih memilih di tingkat atasnya, non smoking area dengan sofa yang terlihat lebih empuk dan nyaman, ya diantara kamipun memang tidak ada yang merokok. ternyata di tingkat paling atasnya pun masih luas, dengan beberapa sofa tertata tidak terlalu berdekatan.

Untuk makanan harga standar menengah atas, tapi pilihan menu nya terbilang banyak, dari steak, pasta hingga nasi goreng dan cemilan. Minuman tidak hanya menyediakan kopi, banyak minuman lain juga, seperti yang saya pesan Ice Herb Tea dan pesanan riko adalah minuman Taro panas. Saya pesan makan berat karena sepanjang hari itu memang belum sempat makan, Nasi Goreng Thai dengan nanas di dalamnya. Campuran nasinya cukup banyak, ada potongan kecil wortel, irisan buncis, kacang polong, jagung pipil, seafood, kacang mente sangray, juga sedikit kismis, dan di sekelilingnya dibungkus dengandadar telur tipis. Rasanya biasa saja, Enak namun tidak istimewa, cukup mengenyangkan dengan porsi yang lumayan banyak.

Over all, hangout di sini menyenangkan suasananya, bayangan saya kalau bawa buku atau bawa laptop untuk sekadar teman iseng akan lebih asik lagi. Satu hal yang agak mengecewakan, ketika akan membayar bill tempat sebesar ini tidak menyediakan opsi pembayaran dengan kartu, hanya menerima tunai.

Lebih kurang itu cerita sore saya kemarin di Coffee Galang Perintis Daya, berikut foto-foto yang saya ambil selama di sana.

Coffee Galang
Jalan Perintis Kemerdekaan Km.15, Daya, Kota Makassar
wifi adasmoking area dan non smoking area ada terpisah
toilet dan mushola di lantai 1
pembayaran hanya cash

Bagian halaman
Terletak di lantai 2
Parkiran yang luas
Terlihat Bar panjang dari tangga naik

Semacam dekorasi 3D dekat wastafel

Ini rekan saya yang tidak mau fotonya ditampilkan

spesial nih pesanannya bang rekan, pakai nama si mbak pelayannya *curang punya saya polos aja 😀

-=-

2 thoughts on “Sunday Afternoon at Coffee Galang Daya

  1. CAfe ini keren yaa, aku suka desainnya yang di bagian serba kayu dan kayu.. cozy aja liatnya hahehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *