Bis Bandros

Minggu lalu (sabtu, 30 Mei 2015), saya bersama sebagian teman sekelas berkesempatan untuk keliling Bandung menggunakan Bis Bandros. setelah memesan tiket dan melunasi dari seminggu sebelumnya, hari yang ditentukan pun tiba.

 

<p style=”text-align:center;”><em>Bandros yang ini bukan sejenis makanan kue pancong, bukan juga -ehm sepintas seperti situs esek esek- ba**bros 😀 hey at least my dirty mind sometimes still reference that word, hope you not. Anyway, ByTheWay… let’s just start the travelling, here we go.</em></p>

Meeteing point untuk turun dan naik bis ini adalah di Taman Cibeunying, kalau masuk dari Taman Lansia lurus saja terus hingga nyebrang taman satu lagi, ga sampai setengah kilometer. Kalau masuk dari Jalan Citarum sebrang Pusdai terus saja sampai bundaran kedua dengan jarak kurang lebih sama ga nyampe setengah kilometer.

Jam keberangkatan sudah ditentukan berdasarkan reservasi kita, jadualnya relatif tepat waktu, so tidak perlu lama menunggu, kalau kami sengaja sampai di sana lebih awal karena selain cari sarapan juga karena kami sejenis “<em>homo sapiens narsiscus</em>” yang ga bisa lihat spot bagus kalau ga berfoto foto, dan cukuplah waktu setengah jam sebelum keberangkatan kami sudah standby.

Bis Bandros ini semacam Bis <em>Double Decker</em>, dua tingkat. tentu saja tempat yang saya mau adalah duduk di tingkat atas, kalau kata guide nya, siap-siap sejam menjadi seleb Kota Bandung dan jangan malu melambaikan tangan. ^_^/ (hati hati bagi yang mengambil tempat di atas, ranting dan cabang pepohonan juga kawat dan kabel listrik termasuk kabel telepon bertebaran bagai ranjau sepanjang jalan).

Rute yang dilalui, dari Taman Cibeunying – Jalan Diponegoro melewati Gedung Sate dan Gasibu – Jalan IR H Djuanda atau Dago – Jalan Merdeka – Jalan Lembong – Jalan Tamblong – Jalan Asia Afrika melewati Gedung Merdeka yang beberapa waktu lalu menjadi pusat kegiatan KAA – Jalan Banceuy – Jalan Braga – berikutnya jalan dengan nama pulau pulauan sudah bingung, seingat saya melewati Taman Maluku yang dulu terkenal dengan manusia setengah jendernya “<em>if you know what i mean</em>” 😀 dan kembali ke Taman Cibeunying.

Perjalanan Wisata Kota Bandung tersebut lebih kurang satu jam, untuk harga tiket Rp. 25.000,00 dan pemesanan via on-line yang terasa eksklusif karena harus jauh hari dan dapat dipastikan selalu penuh, saya nyatakan dengan ini sangat WORTH every penny. Jadi… Kalau kalian semua ke Bandung, menyempatkan berwisata menggunakan Bis Bandros ini ga rugi <em>deh. </em>

Jangan lupa pakai topi, bawa air minum dan gunakan tabir surya :p karena sepanjang perjalanan akan terpapar sinar matahari Bandung yang cukup menyengat, kecuali memang berniat <del>menggosongkan</del> menggelapkan kulit biar eksotis. beberapa foto keliling Kota Bandung menggunakan Bandros ada di bawah sana, silahkan scroll scroll, untuk <a href=”http://youtu.be/al0TkK_E_Ys” target=”_blank”>video klik di sini</a> <del>(masih proses)</del>.

 

Informasi lebih lanjut dan Reservasi,

Twitter : @BusBandros  |  telpon : 097736081998 / 022 61591010

alamat : Jalan Indramayu 66, Antapani Bandung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *