Pizza Prime: Jajan Selain Tahu Sumedang

Kalau diajakin mudik ke Sumedang, suka bingung mau nongkrong dimana, suka bingung mau makan apa. Masa lagi-lagi makan tahu (yah walau emang tahu Sumedang asli paling endes sih). Lalu kemudian pas ngelewatin simpang Dano atau simpang Alam Sari (sebelah JNE), ada bangku-bangku berjejer dengan lampu-lampu kecil ala-ala cafe gitu, hati pun gembira dong yah, karena nemu tempat baru yang bisa diicipin. Jadi pas pengen nongkrong-nongkrong cantik, berangkatlah kami berdua kesana.

Read More

Wedang Ronde Gang Aut, Sepenggal Cerita Tentang Bogor.

Bogor, sebuah kota dengan ragam kultur dan multi etnik, kota di mana banyak panganan tradisional milik masing-masing etnis membaur menjadi panganan khas Bogor. Tidak terkecuali Wedang Ronde Gang Aut ini, yang konon kata aa penjualnya, bahwa ronde memiliki hari lebarannya sendiri, “hari raya ronde”. Inilah sepenggal cerita tentang Bogor hari ini.

Read More

Sunday Afternoon at Coffee Galang Daya

Ayo jajan lagi, kali ini nongkrong sore di Coffee Galang. Kalau melihat kepala surat di kertas kuisioner untuk pengunjung, kafe ini masih sodaraan dengan Mie Titi, dan Mie Galang. Saya dan Riko menuju ke sini tanpa direncanakan, hanya karena mau berenang tapi kolamnya penuh, bosah-bocah dan bapak ibunya, tidak ada lagi meja kosong untuk menyimpan tas, tanpa berpikir panjang kami balik kanan. Karena hari masih cerah dan arah pulang menuju belanda (belakang-daya) kami melewati Jalan Perintis Kemerdekaan, maka ketika lewat kafe ini kami putuskan masuk parkirannya.

Read More

Nongkrong Sore di D’juries Coffee Shop

Berawal dari cerita teman yang baru saja masuk kuliah melanjutkan studinya di S2 Magister Akuntansi di Unhas Makassar, bahwa ada teman sekelasnya yang punya kafe dan kafe itu jadi lokasiĀ shooting film yang sedang hype di Makassar yaitu Uang Panai. Nama kafenya adalah D’juries Coffee Shop, lokasinya ga jauh dari Unifa Makassar.

Read More

Kembali ke Masa Lalu di Zangrandi Surabaya

Serasa menaiki mesin waktu ketika datang kembali ke gerai utama Zangrandi yang ada di jl. Yos Sudarso ini. Betapa tidak, ambience, interior, furnitur dan rasa es krim nya tidak berubah sama sekali seperti saat saya mencicipinya pertama kali 13 tahun yang lalu. Di gerai Zangrandi juga dipasang foto lamanya, dalam foto tersebut terlihat tidak banyak perubahan yang drastis. Mungkin inilah juga alasan tempat ini tetap ramai walaupun harganya sudah meroket jauh, harga dari nostalgia yang tak ternilai.

Read More